Tuesday, 14 July 2020

#Tugas UAS_Jurnal Manajemen Kantor_SemesterGenap2020




JURNAL MANAJEMEN KANTOR

Pengaruh Fasilitas terhadap Pegawai di dalam
Lingkungan Kerja

Influence of Facilities for
Employees in the Workplace

by:
Ghanivy Noer Akbar
Program Studi Bahasa Inggris
Politeknik Negeri Bandung



ABSTRACT
Sumber daya manusia yang merupakan bagian penting dan berpengaruh dalam aktivitas suatu organisasi perusahaan menjadi latar belakang pembahasan ini. Sumber daya manusia yang baik akan menghasilkan kinerja yang baik.Salah satu hal yang bisa dilakukan oleh pimpinan  dari sebuah organisasi perusahaan untuk meningkatkan kinerja para pegawai adalah dengan memberikan fasilitas kantor yang memadai, motivasi kerja yang baik serta menciptakan kedisiplinan kerja yang berkualitas kepada seluruh pegawai.
Maka dari itu, tujuan penelitian adalah untuk mengetahui seberapa efisien para perusahaan atau organisasi untuk memfasilitasi para pegawai mereka dengan layak, agar proses kegiatan dalam setiap pekerjaan pun menjadi optimal. Permasalahan yang dicari dari topik ini adalah tentang seperti apa dampakdan pengaruh dari keberadaaan fasilitas kantor untuk para pekerja. Menggunakan tinjauan pustaka, para peneliti meniktiberatkan keutamaan sumber daya manusia yang baik dari segi kesiapan tempat kantor itu sendiri untuk melakukan aktifitas kerja dan melayani para konsumen. Banyak jenis fasilitas yang dapat dikaji agar dapat memenuhi kriteria kantor yang sesuiai dengan kebutuhan para karyawan.




1.    PENDAHULUAN/LATAR BELAKANG
            Jika kita melihat secara seksama, sudah jelas bahwa sumber daya manusia adalah faktor utama yang mempengaruhi dunia kerja. SDM adalah motor utama penggerak adanya proses atau kegiatan yang terjadi dalam sebuah institusi ataupun organisasi. Tak ayal jika kebutuhan untuk sumber daya manusia pun meningkat setiap waktunya agar setiap tujuan yang ingin dicapai oleh suatu kantor tersebut  dapat dicapai. Akan tetapi, seiring dengan perubahan era globalisasi saat ini, banyak ditemukan berbagai permasalahan  yang diakibatkan oleh ketidakmampuan para pelaku pengusaha untuk beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
            Tak hanya perusahaan,lembaga seperti pemerintahan pun dituntut untuk dapat meminimalisir kesalahan tersebut dan mengoptimalkan kinerja dari sumber daya manusia yang ada. Banyak cara yang dapat dilakukan agar semua hal berjalan secara maksimal. Salah satunya adalah peningkatan fasilitas bagi para pekerja. Hal ini tidak akan pernah lepas dari kebutuhan mendasar untuk sebuah pekerjaan. Bayangkan saja, jika sebuah perusahaan tidak dapat memiliki fasilitas yang memadai untuk para pegawainya, banyak segi yang akan menjadi permasalahan baru dalam kantor karena faktor ini. Untuk mencapai tujuannya, suatu kantor harus ditunjang dengan fasilitas yang memadai sehingga proses kerja dapat berjalan secara efektif. Fasilitas kerja yang disediakan oleh sebuah kantor adalah sarana dan prasana untuk setiap kegiatan agar pekerjaaan dapat dilakukan dengan mudah. Fasilitas kerja yang dipakai adalah fasilitas yang dipelihara dengan baik  dan layak pakai. Dengan ini, kelancaran proses kerja dalam suatu organisasi akan lebih mudah dilaksanakan.


2.  KAJIAN LITERATUR/TINJAUAN PUSTAKA       

2.1. Lingkungan Kerja
           
            Menurut Robbins (2010) lingkungan adalah lembaga-lembaga atau kekuatan-kekuatan diluar yang berpotensi mempengaruhi kinerja organisasi, lingkungan dirumuskan menjadi dua yaitu lingkungan umum dan lingkungan khusus. Lingkungan umum adalah segala sesuatu di luar organisasi yang memilki potensi untuk mempengaruhi organisasi. Lingkungan ini berupa kondisi sosial dan teknologi. Sedangkan lingkungan khusus adalah bagian lingkungan yang secara langsung berkaitan dengan pencapaian sasaran-sasaran sebuah organisasi.
Sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. 261/MENKES/SK/II/1998 Tentang: Persyaratan Kesehatan Lingkungan Kerja bahwa lingkungan kerja perkantoran meliputi semua ruangan, halaman dan area sekelilingnya yang merupakan bagian atau yang berhubungan dengan tempat kerja untuk kegiatan perkantoran. Persyaratan kesehatan lingkungan kerja dalam keputusan ini diberlakukan baik terhadap kantor yang berdiri sendiri maupun yang berkelompok.
Sedangkan Herman Sofyandi (2008:38) mendefinisikan “Lingkungan kerja sebagai serangkaian faktor yang mempengaruhi kinerja dari fungsi-fungsi/ aktivitas-aktivitas manajemen sumber daya manusia yang terdiri dari faktor-faktor internal yang bersumber dari dalam organisasi”.
Dari pendapat kedua ahli tersebut, dapat disimpulkan bahwa lingkungan kerja merupakan tempat dimana para pekerja dapat dipengaruhi sesuai dengan kemampuan dan adaptasi masing-masing yang ditentukan dengan kinerja mereka terhadap fungsi atau aktivitas yang terjadi dalam manajemen pekerjaan itu sendiri. Lingkungan kerja harus dapat di kelola sebaik mungkin sesuai dengan kebutuhan dan kapasitas kinerja yang akan diberikan oleh para pegawai itu sendiri. Mereka akan belajar untuk memahami serta beradaptasi terhadap lingkungan sekitar yang bias saja terdiri dari berbagai macam budaya. Budaya yang dimaksud disini dapat mempengaruhi faktor teknis atau non-teknis dari para pegawai. Untuk itu, lingkungan diciptakan dan dapat dirasakan dengan nyaman terhadap seluruh elemen yang ada dalam kantor. Salah satu dari itu adalah fasilitas kerja.



2.2 Fasilitas Kerja

Menurut Lupiyaodi 2006 : 150 Fasilitas adalah sarana untuk melancarkan dan memudahkan pelaksanaan fungsi. Fasilitas merupakan komponen individual dari penawaran yang mudah ditumbuhkan atau dikurangi tanpa mengubah kualitas dan model jasa. Fasilitas juga merupakan alat untuk membedakan program lembaga pendidikan yang satu dari pesaing yang lainnya. Dalam pemahamannya, Lupiyaodi juga mengisyaratkan bahwa fasilitas merupakan salah satu faktor utama yang harus ada untk menunjang kinerja dan progres setiap kegiatan yang ada. Dengan begitu, seorang pekerja tidak dapat melakukan pekerjaan secara efisien dan maksimal jika tidak disertai dengan fasilitas kerja.
Menurut Hartanto karakteristik dari sarana pendukung dalam proses aktivitas perusahaan adalah :
1.      Memiliki bentuk fisik
2.      Digunakan secara aktif dalam kegiatan normal perusahaan
3.      Mempunyai jangka waktu relative permanen lebih dari satu periode akuntansi  atau lebih dari satu bulan
4.      Memberikan manfaat dimasa yang akan datang.

Terdapat banyak faktor yang dapat mendukung untuk mencapai tujuan setiap perusahaan. Fasilitas kerja para karyawan merupakan salah satu hal yang mendukung bagi kelancaran tugas yang diberikan sehingga pekerjaan dapat dilakukan sesuai dengan yang ingin dicapai.
Untuk itu, perusahaan harusnya sadar untuk menanggapi kebutuhan para karyawan dengan fasilitas kerja yang tak kalah penting untuk menyediakan dan memberikan fasilitas kerja. Setiap instansi memiliki fasilitas kerja yang berbedadalam bentuk  ataupun jenisnya. Hal ini dapat dilihat dari jenis usaha dan besar kecilnya perusahaan itu. Sofyan berpendapat bahwa :
1.      Peralatan dan mesin yang merupakan keseluruhan peralatan yang digunakan untuk mendukung proses produksi yang ada di perusahaan
2.      Prasana, yaitu fasilitas pendukung yang digunakan untuk memperlancar aktivitas perusahaan.
3.      Perlengkapan kantor, yaitu fasilitas yang mendukung aktivitas kegiatan yang ada diperkantoran, seperti perabot diperkantoran, seperti perabot kantor, peralatan laboratorium dan peralatan elektronik.
4.      Peralatan inventaris, adalah peralatan yang digunakan sebagai inventaris dalam perusahaan seperti inventaris kendaraan, kantor, pabrik, lab, gudang, dan lain lain.
5.      Tanah, merupakan asset yang terbentang luas baik digunakan dalam bangunan ataupun berupa lahan kosong yang dapat digunakan untuk aktivitas perusahaan.
6.      Bangunan, yaitu fasilitas yang menunjang untuk kegiatan aktivitas sentral seperti perkantoran dan pergudangan.
7.      Alat transportasi yaitu semua jenis peralatan transportasi atau kendaraan yang digunakan untuk melaksanakan aktivitas perusahaan.



2.3 Kinerja
           
             Sumber daya manusia sangat penting bagi perusahaaan. Mereka memiliki peran untuk mengelola dan mengatur agar dapat berfungsi secara produktif untuk tercapainya tujuan. Karena SDM adalah titik sentral, maka hal ini harus dioptimalkan dengan penuh perhatian dalam sebuah organisasi agar dapat meningkatkan kinerja pegawai.
            Kinerja adalah hasil kerja secara kualitas dan kuantitas yang diraih oleh pekerja sesuai dengan fungsi hingga dapat meraih tujuan yang di bebankan kepadanya. Yang berarti bahwa mereka dapat bertanggung jawab untuk memenuhi hal itu. Kinerja pegawai sangatlah diperlukan karena dengan kinerja, kita dapat menilai seberapa jau kemampuan kita dalam melaksanakan tugas yang diberikan kepada pekerja. Untuk itu dibutuhkan criteria yang jelas dan terukur serta ditetapkan secara bersamaan.
            Prawiro seperti yang dikutip oleh sinambella menyatakan bahwa “kinerja adalah hasil kerja yang dapat dicapai oleh seseorang atau kelompok orang dalam suatu organisasi, sesuai dengan wewenang dan tanggungjawab masing-masing, dalam rangka upaya mencapai tujuan organisasi bersangkutan secara legal, tidak melanggar hukum dan sesuai dengan moral dan etika”.
            Dengan membentuk fasilitas kerja sebagai salah satu faktor utama dengan baik, maka kinerja para pegawai pun akan jauh lebih maksimal dan optimal. Setidaknya jika memang mereka tidak dapat melakukan itu, terdapat fasilitas yang dapat menutup dan memperbaiki segala kekurangan yang ada dalam proses kegiatan dalam lingkungan kerja. Oleh karenanya, perlu bagi setiap perusahaan untuk mengetahui tolak ukur para pegawai dengan kinerja mereka dibantu dengan sarana dan prasana yang mempuni untuk menunjang tujuan yang akan dicapai bagi setiap perusahaan.
           

3    PEMBAHASAN/ANALISIS

            Pada dasarnya, kemampuan setiap manusia dalam menangkap atau menerima sebuah lingkungan baru berbeda beda. Apalagi jika itu dapat berpengaruh terhadap kinerja setiap orang, tak terkecuali para pegawai. Jika kita bandingkan secara sederhana, kantor yang baik akan menciptakan kinerja yang optimal. Berbeda dengan kantor yang tidak memadai, akan sangat berpengaruh juga pada setiap progress kegiatan yang ada di dalam kantor tersebut dan hasilnya pun akan jauh mereka dari mereka yang siap untuk menghadapi era baru. Tujuan tiap perusahaan memang berbeda, tapi semuanya tentu memiliki satu persamaan, untuk menciptakan keuntungan antara 2 belah pihak, baik perusahaan dan pelanggan.
            Dengan adanya fasilitas yang dapat menunjang tiap pekerjaan dalam kantor, efektifitas dalam proses yang ada akan sangat melonjak pesak. Mereka dengan bias memahami serta terbantu dengan adanya semua fasilitas tersebut. Kembali lagi dengan apa yang kita bahas sebelumnya, semuanya harus saling menguntungkan. Ketika para pekerja diapresiase dan dibantu untuk menggapai tujuan perusahaan, maka pelanggan pun akan ikut berdatangan karena hasil optimal yang ada hingga menjadi bukti bahwa perusahaan itu menjadi minat utama bagi para konsumen.
            Analisis ini digunakan untuk mengetahui seberapa besar pengaruh fasilitas kantor dalam lingkungan kerja yang akan berefek pada motivasi kerja, dan disiplin kerja. “Statistik deskriptif adalah statistik yang digunakan untuk menganalisis dengan cara mendeskripsikan atau menggambarkan data yang telah terkumpul sebagaimana adanya tanpa bermaksud membuat kesimpulan yang berlaku untuk umum atau generalisasi” (Sugiyono, 2010: 207-208).

           


5.   KESIMPULAN
           
Berdasarkan penelitian diatas, dapat disimpulkan bahwa pengaruh fasilitas kerja terhadap lingkungan yang ada di dalam lingkungan kerja sangatlah riskan.adanya berbagai macam tujuan yang ada dari setiap perusahaan yang berbeda membuat tuntutan itu semakin tinggi, hingga tuntutan terhadap kesediaan fasilitas dalam lingkungan kerja wajib diadakan.
Dari penelitian diatas juga kita dapat menyimpulkan bahwa kinerja yang optimal dari semua pegawai akan tercipta jika mereka dapat memahami dan beradaptasi dengan baik dalam lingkungan kerja. Tentu  hal ini didukung dengan keberadaaan fasilitas penunjang kerja yang optimal. Sarana dan prasarana yang mumpuni dapat disediakan dengan perawatan yang rutin. Semua itu membutuhkan peran yang penting dari setiap pegawai.
Pada akhirnya, segala faktor yang memungkinkan para pegawai untuk membuat lingkungan kerja semakin nyaman dan lengkap memicu pada beberapa faktor. Mereka dapat bekerja dengan efisien dan praktis dikarenakan adanya berbagai macam jenis fasilitas yang disediakan oleh perusahaan, sesuai dengan kebutuhan perusahaan baik yang kecil maupun yang besar. Perusahaan harus bias menyesuaiakan diri dan memperbaiki segala kekurangan yang ada agar menjadi lebih baik bagi semua kalangan. Baik pegawai ataupun konsumen semua dapat merasakan keuntungan yang sama dan sepihak. Jika semua ini dapat dilakukan, tujuan perusahaan pun akan dicapai dengan maksimal sesuai dengan target yang mereka tentukan.

Daftar Pustaka:

Herman,Sofyandi(2008:38)'http://library.um.ac.id/freecontents/index.php/buku/detail/manajemen-sumber-daya-manusia-herman-sofyandi-44670.html

Lupiyaodi (2006 : 150).penentuan strategi dalam lingkup bisnis dunia. Research Center for business, politics,and culture

Prawiro (2004 : 150) jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sjps/article/download/49/22/



Robbins (2010) 'Pengaruh lingkungan kerja dalam dunia bisnis dan ekonomi, di Universirtas Indonesia, Jakarta

Sugiyono (2010: 207-208). ‘statiska untuk penelitian. Jakarta penerbit : Altabita’



Lampiran 



keterangan :






No comments:

Post a Comment

#Tugas UAS_Jurnal Manajemen Kantor_SemesterGenap2020

JURNAL MANAJEMEN KANTOR Pengaruh Fasilitas terhadap Pegawai di dalam Lingkungan Kerja Influence of Facilities for Emplo...